
Antara Ketegangan Rahang dan Kesehatan: Akibat Kebiasaan Menggertakkan Gigi
Bangun tidur dengan rahang kaku atau pelipis yang sakit? Menyadari bahwa Anda mengerat gigi selama siang hari? Ketegangan rahang lebih umum daripada yang banyak orang sadari – dan mungkin itu cara tubuh Anda mencoba memberi tahu Anda sesuatu: Anda sedang stres!
Hubungan Antara Stres dan Rahang
Rahang adalah salah satu area di tubuh di mana stres sering kali muncul. Menggigit atau menggeretakkan gigi, terutama di malam hari, dapat memberikan tekanan ekstra pada otot-otot di sekitar wajah, leher, dan bahu. Beberapa orang merasakan efeknya berupa sakit kepala atau ketidaknyamanan umum di punggung atas. Jika Anda pernah merasa menggigit gigi saat berkonsentrasi atau mengemudi, Anda tidak sendirian.
Postur Memiliki Peran
Postur yang buruk, terutama saat duduk di meja atau menunduk melihat ponsel, dapat menyebabkan ketegangan rahang dengan mengubah posisi kepala dan leher. Posisi kepala yang condong ke depan dapat meningkatkan tekanan pada otot-otot yang mendukung rahang Anda. Menjadi lebih sadar akan cara Anda duduk atau berdiri sepanjang hari dapat membantu meredakan beban tersebut. Perubahan kecil, seperti menyesuaikan ketinggian monitor atau mengambil istirahat bergerak, dapat membuat perbedaan.
Kebiasaan Sederhana yang Dapat Membantu
Jika Anda merasakan ketegangan, langkah-langkah sederhana seperti latihan relaksasi rahang, teknik pernapasan, atau menggunakan kompres hangat di malam hari dapat memberikan kelegaan. Mengurangi waktu layar sebelum tidur dan memeriksa postur tubuh Anda sepanjang hari juga dapat membantu mengelola ketegangan.
Apakah gaya hidup Anda mungkin berkontribusi pada ketegangan rahang? Tim kami siap membantu – kami hadir dengan tips praktis dan ramah postur untuk mendukung kenyamanan sehari-hari Anda.
