
Cara Anda Bernapas Mungkin Mempengaruhi Postur Tubuh Anda
Kebanyakan orang menganggap postur tubuh sebagai sesuatu yang bisa diperbaiki dengan duduk lebih tegak atau menarik bahu ke belakang. Namun, ada satu faktor yang memengaruhi cara Anda menjaga postur tubuh sepanjang hari, dan hal ini Anda lakukan sekitar 20.000 kali sehari tanpa disadari. Faktor tersebut adalah pola pernapasan Anda.
Cara Anda bernapas dan cara Anda menjaga postur tubuh saling terkait lebih erat daripada yang disadari kebanyakan orang. Memahami hubungan tersebut dapat sangat bermanfaat baik bagi perasaan tubuh Anda maupun cara tubuh Anda bergerak.
Mekanisme Pernapasan dan Tulang Belakang Anda
Saat Anda menarik napas dalam-dalam dan rileks, diafragma Anda (otot berbentuk kubah yang terletak tepat di bawah paru-paru) berkontraksi ke bawah, sehingga menciptakan ruang bagi paru-paru untuk mengembang. Tulang rusuk Anda bergerak perlahan ke luar, sementara bahu Anda relatif tetap diam. Ini disebut pernapasan diafragma, dan inilah cara yang secara alami dirancang oleh tubuh Anda.
Masalahnya, banyak orang secara bertahap menjauh dari pola alami ini tanpa menyadarinya.
Apa yang Terjadi Saat Kita Beralih ke Pernapasan Dada
Stres, jam kerja yang panjang di depan meja, atau sekadar kebiasaan yang terbentuk seiring waktu dapat membuat pernapasan terfokus ke bagian dada dan bahu. Pada pernapasan dada, diafragma bekerja lebih sedikit, sehingga otot-otot leher dan bahu harus mengambil alih beban tersebut. Seiring waktu, otot-otot tersebut menjadi kelelahan dan kaku, yang secara langsung memengaruhi posisi kepala, leher, dan tulang belakang bagian atas.
Inilah sebabnya mengapa orang yang bernapas terutama melalui dada sering mengalami ketegangan di bagian atas bahu, kekakuan di punggung bagian atas, dan kecenderungan untuk menundukkan kepala sedikit ke depan. Napas dan postur tubuh saling memperkuat satu sama lain dalam siklus yang mudah terlewatkan.
Bagaimana Pernapasan Mempengaruhi Punggung Bawah
Diafragma tidak bekerja secara terpisah. Diafragma terhubung melalui fasia (jaringan ikat yang membentang di seluruh tubuh) ke otot-otot punggung bawah dan panggul. Ketika diafragma tidak berfungsi secara optimal, struktur-struktur di bagian bawah tersebut sering kali mengambil alih fungsinya.
Bagi sebagian orang, pola pernapasan yang dangkal berkontribusi terhadap rasa kaku ringan pada punggung bawah yang tampaknya tidak memiliki penyebab yang jelas.
Cara Mudah untuk Memeriksa Pola Anda Sendiri
Coba lakukan ini: letakkan satu tangan di dada dan satu tangan di perut. Tarik napas seperti biasa. Tangan mana yang bergerak lebih dulu, dan paling banyak? Jika tangan yang di dada, kemungkinan besar Anda bernapas dengan dada. Ini bukan diagnosis, hanya hal yang berguna untuk diperhatikan. Berlatih bernapas perlahan dengan mengutamakan perut, bahkan hanya beberapa menit sehari, dapat membantu mengubah pola pernapasan tersebut seiring waktu.
Jadikan Hal Ini Sebagai Bagian dari Perawatan Anda
Jika Anda mengalami ketegangan leher, kekakuan punggung bagian atas, atau rasa tidak nyaman di punggung bawah yang tidak jelas penyebabnya, pola pernapasan Anda mungkin perlu diperhatikan sebagai bagian dari gambaran keseluruhan.
Di Spinal Health & Wellness, kami melihat tubuh secara keseluruhan, bukan hanya gejala tersebut secara terpisah. Jika Anda ingin mendiskusikan apa saja yang mungkin menjadi penyebab kondisi yang Anda rasakan, kami dengan senang hati akan membantu.
